Komunitas Sekolah Alam (KSA)

Sabtu, 04 Sep 2021

Kebun konservasi Assalam Annuqayah posisinya terletak di tengah hutan tepatnya di Desa Prancak Pasongsongan berbatasan dengan Desa Tambukoh dan Desa Bragung. Tempatnya sejuk dan indah dengan luas 15 hektar. Pohon yang sudah ditanam, diantaranya; pohon jati, pohon akasia, pohon mahoni, bambu dan 500 pohon jambu mente, jeruk, afukat, nangka, kopi, dll. Semua merupakan aset Yayasan […]

Kebun konservasi Assalam Annuqayah posisinya terletak di tengah hutan tepatnya di Desa Prancak Pasongsongan berbatasan dengan Desa Tambukoh dan Desa Bragung. Tempatnya sejuk dan indah dengan luas 15 hektar. Pohon yang sudah ditanam, diantaranya; pohon jati, pohon akasia, pohon mahoni, bambu dan 500 pohon jambu mente, jeruk, afukat, nangka, kopi, dll. Semua merupakan aset Yayasan Annuqayah, Guluk guluk, Sumenep Madura. Kebun Konservasi Assalam berada dibawah naungan lembaga Biro Pengabdian Masyarakat Pondok Pesantren Annuqayah (BPM-PPA). Pada tahun 2014, Kebun Konservasi Assalam ditetapkan sebagai tempat pembelajaran atau ruang kreatifitas bagi siswa siswi Annuqayah dan juga masyarakat sekitarnya. Selain itu, Kebun Konservasi Assalam juga menjadi tempat kegiatan kemah lingkungan, kemah pramuka yang pesertanya dari tingkat madrasah Ibtidaiyah sampai perguruan tinggi. Di area Kebun Konservasi Assalam ada Mushalla atau Langgar Budaya. Selain menjadi tempat sholat berjamaah juga sebagai tempat musyawarah atau diskusi tentang lingkungan, seni budaya , pertanian dll. Rumah Batik berada di sebelah utara Langgar Budaya. Rumah batik ini menjadi tempat pelatihan membatik. Dua tahun terakhir, sejak tahun 2019, Kebun Konservasi Assalam Annuqayah telah melaksanakan Komunitas Belajar Bermain Assalam dengan konsep sekolah alam. Kegiatan ini dibantu oleh beberapa volunteer dan mendatangkan beberapa pemateri yang kompeten. Sasaran kegiatan ini adalah anak-anak usia dini yang berasal dari desa Prancak dan sekitarnya. Tidak dipungut biaya, secara sukarela kegiatan ini dilaksanakan. Tujuannya agar anak-anak desa Prancak dan sekitarnya bisa mendapat ilmu, wawasan dan pengalaman yang berbeda dari yang mereka dapat di sekolah formal. 2 Kami ingin mengajarkan bahwa mencari ilmu bisa dimana saja dan bisa dengan cara-cara yang jauh lebih menyenangkan. Format sekolah alam sangat efektif untuk menumbuhkan rasa peka atau peduli mereka terhadap lingkungan, orang lain dan terlebih pada desa mereka sendiri. Sebagai desa yang sangat subur dan masih alami, kami ingin dengan kegiatan ini, generasi-generasi desa Prancak kelak bisa menemukan jati dirinya untuk menjaga tanah leluhur,kearifan lokal dan kelestarian desanya. Sekolah alam yang kami laksanakan masih dibilang sangat baru, namun setelah dua kali terlaksana, kami menyadari bahwa kegiatan ini harus terus berkelanjutan dan semakin dikembangkan. Dua tahun terlaksana, kegiatan ini mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat sekitar dan diminati oleh anak-anak di desa Prancak. Konsistensi dari kegiatan ini jauh lebih penting. Hal inilah yang akan terus dijaga dan dikembangkan kedepannya. Agar kegiatan ini makin terjangkau oleh masyarakat tidak hanya dari desa Prancak, tapi juga dari daerah lainnya. Tentunya kami ingin menghimpun lebih banyak lagi pihak-pihak yang ingin bekerjasama untuk menyempurnakan sistem sekolah alam ini dengan standart yang jauh lebih baik

Penulis: Dev